Tanaman Kakao merupakan salah satu komoditi perkebunan yang diusahakan di Kabupaten Karo, baik di perkebunan maupun oleh rakyat. Tanaman kakao dapat tumbuh baik di daerah tropis dalam batas 200 LU–200 LS, ketinggian 0-500 m diatas permukaan laut, temperatur udara rata-rata 250–270 C, curah hujan antara 1500-2000 mm/tahun, kelembaban 80 %, Ph tanah 6-7, tekstur tanah liat 30%-40%, pasir 50% dan debu 10%-20%. Jarak tanaman Kakao antara 4x2 m atau 3x3 m. Tanaman Kakao di Kabupaten Karo telah berkembang pesat yaitu di Kecamatan Munte, Juhar, Tigabinanga, Payung dan Kutabuluh. Luas tanaman Kakao di Kabupaten Karo adalah 1.137 ha dengan produksi 1.436,40 ton/tahun.