Tim OPPK Covid-19 mengingatkan dan mengedukasi warga tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. (orbitdigitaldaily.com/Daniel Manik)

TANAHKARO – Misi dan tekad Tim Operasional Pendisplinan Protokol Kesehatan (OPPK) Kabupaten Karo memutus mata rantai Covid-19 dari Bumi Tanah Karo Simalem betul-betul ditunjukan.

Buktinya usai pendeklarasikan tim itu, Senin (7/7/2020) di Stadion Samura Kabanjahe, dengan gerak cepat, hari itu juga tim OPPK langsung melakukan penegakan protokol kesehatan ke Pusat Pasar Kabanjahe.

Tim OPPK yang terdiri dari unsur gabungan dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan dan Satpol PP yang turut melibatkan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH bersama Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara selaku Ketua OPPK Kabupaten Karo, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo.

Tak hanya itu ada juga Kajari Karo Denny Achmad, Dansub Denpom I/2-1 Kapten Cpm Dwi Darsono, Plh ketua GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu, Kadis Kesehatan drg Irna safrina Meliala.

Sementara itu, Kasat Pol PP Hendrik Philemon Tarigan, saat sudah berada si Pusat Pasar langsung mengadakan sosialisasi, edukasi dan pendisplinan protokol kesehatan kepada setiap masyarakat yang berada di Pusat Pasar itu.

Menurut Terkelin, kegiatan operasi pendisplinan protokol kesehatan ini merupakan tindaklanjut langkah pendeklerasian tim operasi untuk diaplikasikan dan dicoba dengan berkunjung ke tempat keramaian sekitar Pusat Pasar Kabanjahe.

“Ketika kita turun bersama tim operasi, ada ditemukan masyrakat yang tidak menggunakan masker saat berbelanja. Melihat itu, kita langsung tegur dan mengedukasi dan kita beri masker untuk dipakai,” ujar Terkelin.

“Diharapkan operasi pendisplinan ini mampu menekan angka peningkatan kasus positif Covid-19 di Kab Karo, sekaligus mendisplinkan warga dalam mematuhi Protokol Kesehatan,” ucapnya.

“Mengingat belakangan ini kasus positif Covid-19 perlahan naik, dengan adanya tim operasi ini, diharapkan dua minggu kedepan ada penurunan grafik,” harapTerkelin

Sementara Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara mengaku kegiatan ini sebagai bentuk operasi pendisplinan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dua minggu ke depan, kita akan kerahkan personil gabungan dari unsur TNI dan Polri, BPBD, Dinas Kesehtan dan Satpol PP untuk menjaga titik-titik keramaian, seperti terminal, pajak, lokasi objek wisata yang dianggap rawan kerumunan, antispasi untuk mencegah dan mendisplinkan diri saat beraktifitas harus mematuhi protokol kesehtan,” tegas Taufik.

“Untuk awal operasi, kita lakukan dulu di Pusat Pasar Kabanjahe, agar masyarakat tahu bahwa pemerintah dan Tim OPPKoperasi sudah terbentuk dan kita gaungkan betapa pentingnya keselamatan dimasa pandemi Covid-19, dengan memasuki babak baru penerapan displin protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Daniel Manik

Sumber: https://orbitdigitaldaily.com