Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo didampingi Bupati Terkelin Brahmana, saat melihat rumah isolasi mandiri Desa Kandibata yang akan dinobatkan Kapoldasu menjadi salah satu desa tangguh nusantara.

Kabanjahe-andalas Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH SIK didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR, Edward Pontianus Sinulingga, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba, Kepala Dinas Perkim Paksa Tarigan melakukan pengecekan kesiapan Posko "Kuta Paguh" dan rumah isolasi mandiri Desa Kandibata Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (17/6) pukul 17.00 WIB.

Desa Kandibata akan dinobatkan menjadi salah satu desa tangguh nusantara dalam pencegahan Covid-19. Menurut Kapolres AKBP Yustinus Setyo, peninjauan ini guna memastikan persiapan yang dilakukan jajaran personel Polres Tanah Karo sudah matang semuanya, terkait persiapan Posko Kuta Paguh dan rumah isolasi mandiri, siap dikunjungi bapak Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin, Kamis (18/6).

"Ya, sebelum kunjungan Kapoldasu, tentu saya selaku Kapolres melakukan pengecekan kesiapan di lapangan, apakah sudah rampung dan matang. Kegiatan ini dilaksanakan dan siap dikunjungi Bapak Kapoldasu,"ujar AKBP Yustinus seraya menyebut hal ini dilakukan untuk melihat kekurangan di lapangan dan apa yang perlu dipersiapkan, langsung kita intruksikan agar dibenahi, sehingga pada saat acara tidak ada lagi teguran dari Bapak Kapoldasu nanti.

Kapolres terus menyemangati warga Desa Kandibata, terlebih mereka mampu membuat Perdes dan diterapkan dengan baik dalam pencegahan Covid-19, sehingga layak menjadi salah satu desa tangguh nusantara. Yustinus Setyo juga mengapresiasi Bupati Karo dan Ketua DPRD yang sangat merespon terkait hal-hal perlu dimatangkan. Sehingga acara bisa berjalan lancar.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana yang juga selaku Ketua Gugus Tugas mengatakan, mendukung pembentukan Desa Tangguh Nusantara yang diprakarsai Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Program ini kemudian diadopsi secara nasional melalui Polri karena dianggap efektif meningkatkan partisipasi masyarakat menangkal Covid-19. “Kami (Pemkab dan Forkopimda) merasa bangga desa Kandibata terpilih menjadi desa tangguh nusantara,” kata Bupati.

Bupati juga memuji Kapolres Tanah Karo, terkait kunjungan Kapoldasu ke desa Kandibata, merupakan suatu kerja yang baik dan mampu berinovatif kerja sama dengan masyarakat Desa Kandibata, sehingga terwujud suatu kemandirian desa dalam situasi Covid-19, mampu mengajak masyarakat dan menciptakan suatu program "Kuta Paguh" dan menyediakan rumah isolasi mandiri.

Tentu ini, patut kita apreisasi dan menjadi pilot project bagi desa dan daerah lain, sebab hal ini bukanlah gampang dalam suasana pandemi Covid-19, terlebih dalam status zona merah, desa Kandibata mampu memberikan kepercayaan yang luar biasa bagi instansi Polri. "Suatu kehormatan Desa Kandibata dinobatkan desa tangguh (kuta paguh-red),"sebut Terkelin Brahmana.

Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, menyatakan hal serupa. Bahwa, Desa Kandibata pantas mendapat penghargaan dari Bapak Kapoldasu. Sebab, dia menilai keberhasilan warga Kandibata dalam penanganan Covid-19 merupakan contoh bagi desa lain, bahwa kesuksesan dapat diraih atas semangat kegotongroyongan dan kedisplinan seluruh masyarakat di desa itu.

Iriani Br Tarigan menambahkan, tidak sia sia Kapoldasu memilih desa Kandibata sebagai desa tangguh nusantara. "Di mana tadi kami lihat warga dan perangkat desa semuanya antusias dengan semangat yang tinggi, menyambut kedatangan Kapoldasu,"tuturnya. (RTA)

Sumber: http://harianandalas.com