Simalungun, 1/12/21

Sehubung dengan surat Direktur Jendral Aptika No. B-1049/DJAI/AI.01.02/10/2021 perihal Permohonan Penyelenggaraan Bimbingan Teknis Tahap IV dan menindaklanjuti hasil FGD Kawasan Tahap III, maka dilaksanakan pembahasan bersama antara tim pelaksana Smart City dari Kota/Kabupaten yang berada pada Kawasan Danau Toba. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 30 November - 01 Desember 2021 dan dilaksanakan di Ball Room Hotel Niagara Parapat. Rabu (01/12).

Pada kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Karo mendukung dan mengapresiasi atas terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) Masterplan Smart City pada 8 Kabupaten se-Kawasan Danau Toba.

Dalam Kegiatan FGD ini dihadiri langsung dan turut menandatangani piagam Smart City adalah 8 Kabupaten se-Kawasan Danau Toba yaitu Wakil Bupati Kabupaten Karo, Theopilus Ginting, Wakil Bupati Kabupaten Simalungun, H Zonny Waldi, Wakil Bupati Toba,  Tonny M. Simanjuntak, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Wakil Bupati Hambang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, Perwakilan Kabupaten Tapanuli Utara, Perwakilan Kabupaten Samosir, Perwakilan Kabupaten Pakpak Barat dan Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Bambang Dwi Anggono, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Cahyo Tri Wibowo.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik inilah yang kita harapkan melalui penerapan Smart City dan diharapkan juga aspek layanan publik ini kita lakukan dengan berbagai macam karakteristik tim Governance, kolaborasi digital dan bagaimana penerapan aspek dari Smart City ini dapat dibangun dengan digunakannya instansi pemerintah,” kata Cahyo.

Dalam kesempatan ini, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Cahyo Tri Wibowo juga menyampaikan, bahwa pembangunan kawasan bukan lagi di instansi atau pemerintah daerah akan tetapi pembangunan kolaborasi antar semua pihak.

Selanjutnya perwakilan tenaga ahli dari Kemenkominfo kawasan Toba Barry Simorangkir menyampaikan terima kasih pada Kemenkominfo yang telah memberi kepercayaan kepada kami sebagai pembimbing Smart City dikawasan Danau Toba untuk pastikan agar pelaksanaan Masterplan Smart City dapat tersusun dengan baik.

Barry juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran kepala-kepala daerah yang dikawasan ini serta rasa bangga atas kerjasama seluruh OPD yang terlibat di dalam tahap-tahapan penyusunan Masterplan Smart City hingga hari ini, khususnya Dinas Kominfo sebagai penyelenggara dalam kegiatan Smart City di 8 (Delapan) Kabupaten.

Melalui FGD ini juga diharapkan, dapat melahirkan konsep-konsep pembangunan terintegrasi secara menyeluruh, sehingga wisatawan yang datang ke Kawasan Danau Toba, dapat menikmati keindahan alam Danau Toba tidak hanya di satu Kabupaten saja.

Focus Group Discussion (FGD) Masterplan Smart City diakhiri dengan foto bersama dan selama berlangsungnya FGD tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karo