Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto dan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo sepakat turun dari mobil dinas masing-masing melihat jalan rusak. Karosatuklik.com/Robert Tarigan

Simpang Empat, Karosatuklik.com – Ada yang unik, saat Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto dan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo pulang dari peletakan batu pertama sarana fasilitas umum berupa sumur bor dan mandi, cuci kakus (MCK) untuk kepentingan tiga desa yakni, Desa Guru Kinayan Desa Kutarakyat dan Desa Payung, Jumat siang (09/10/2020).

Pasalnya, saat rombongan melintas di persimpangan jalan Desa Surbakti Kecamatan Simpang Empat, jalan macet akibat kondisi jalan berlubang dan rusak sehingga laju kendaraan yang melintas bergerak perlahan.

Melihat hal itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, Dandim 0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hardyanto dan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo sepakat turun dari mobil dinas masing-masing.

Pada kesempatan itu, Bupati Karo mengaku, jalan hotmix cepat berlubang dan rusak, disebabkan parit jalan tidak berfungsi, sehingga air mengalir bebas diatas badan jalan.

Air yang mengalir diatas badan jalan bukan disebabkan limbah air hujan, tapi dari pembuangan air pencucian wortel dan usaha doorsmer milik warga, semuanya meluber saja kebadan jalan. “Air yang lama mengalir diatas jalan membuat jalan cepat rusak,” sebutnya.

Seketika itu juga, Bupati meminta Camat dan Kepala Desa datang ke lokasi dan berembuk mencarikan solusi, bicarakan bersama warga, ingatkan dan arahkan agar air disalurkan pada tempatnya, jangan ada pembiaran, kurang peduli semua ujungnya tidak akan berhasil, kecamnya.

“Boleh berusaha, tapi ada aturannya dan itu harus dipatuhi, bukan membuang air begitu saja keatas badan jalan,” tegas Terkelin Brahmana.

“Malu kita, masalah ini terus berlarut larut dari tahun ke tahun tidak kunjung selesai dalam pembenahan pembuangan air dari limbah usaha-usaha warga. Satu bulan kedepan, masalah ini harus sudah tuntas, supaya sudah bisa ditampung anggaran perbaikannya di APBD 2021,” kata Bupati.

Meyikapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR, Edward Pontianus Sinulingga, langsung gerak cepat dan menyiapkan dumtruk pengangkut batu dolomit untuk dilakukan penimbunan di jalan berlubang di Simpang Desa Surbakti – Jalan Kiras Bangun Kabanjahe – Kutabuluh. “Perbaikan sementara kita lakukan penimbunan, perbaikan permanen akan kita anggarkan di APBD 2021,” imbuhnya. (R1)

Sumber : https://karosatuklik.com