Bupati Karo Terkelin Brahmana saat mengecek revitalisasi jaringan pipa air di 3 kelurahan di Kabupaten Karo. (orbitdigitaldaily.com/Daniel Manik)
 
TANAHKARO-Bupati Karo Terkelin Brahmana memantau langsung pengerjaan proyek revitalisasi jaringan pipa air minum berusia tua yang berlokasi di depan bekas kantor Kodim Kabanjahe.

Dalam kesempata itu, ia mengingatkan agar pengerjaan proyek yang bersumber dari dana APBN ini tidak dikerjakan asal-asalan.
 
“Kita sengaja bersama-sama dengan anggota DPRD Karo, OPD tekhnis dan pemerhati pembangunan Tanah Karo mengecek dan melihat kualitas barang yang diperlukan di lokasi proyek. Pada kesempatan ini, kita juga meminta pekerja supaya mengukur kedalaman galian lobang jaringan pipa yang akan dipasang dan ukuran pipa di beberapa titik pemasangan,” ujar Terkelin saat meninjau lokasi penggalian  pemasangan jaringan pipa air bersih Kabanjahe, Senin (7/9/2020).

Orang nomor satu di Pemkab Karo ini menyebut, untuk revitalisasi jaringan peremajaan pipa air minum/bersih Kota Kabanjahe itu terbuat dari bahan HDPE berdiameter 10 inchi dan diameter 3 inchi.

“Sedangkan kedalaman penggalian lobang jaringan pipa HDPE bervariasi, tergantung ukuran besar kecilnya pipa. Ada kedalaman 70-80 sentimeter dan kedalaman 100-150 sentimeter,” sebut Terkelin menirukan penjelasan pekerja pemasangan pipa.

“Dengan adanya revitalisasi ini, kami meminta kepada masyarakat sabar dan harap maklum apabila untuk sementara waktu ada gangguan pasokan air ke rumah-rumah pelanggan,” kata Terkelin.

Sementara itu, ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, meminta kepada kontraktor PT. Parsaoran Membangun menyelesikan pekerjaannya sesuai kontrak kerja yang ditandatangani.
 
 “Karena kebetulan revitalisasi pipa ini penggalian dan pemasangan pipa, melintasi kediaman Rumah Dinas Ketua DPRD Karo. Saya minta kepada PT. Parsaoran Membangun jangan bekerja asal jadi, bekerjalah dengan baik dan berkualitas,” tegas Iriani.

Untuk diketahui, PT Parsaoran Membangun melakukan revitalisasi jaringan pipa yang di tiga kelurahan. Masing-masing di Kelurahan Gungleto, Padangmas dan Lau Cimba.

Namun sebagian khusus kelurahan Gung Leto tidak semuanya dikerjakan, hanya di Jalan Letnan Rata Peranginangin, Jalan Kartini dan Jalan Pahlawan Kabanjahe.

Total keseluruhan proyek revitalisasi pipa distribusi dan transmisi di tiga kelurahan ini sepanjang kuranglebih 20 hingga 30 kilometer  dengan anggaran APBN Rp13,6 miliar.

Reporter: Daniel Manik

Sumber: https://orbitdigitaldaily.com