Bupati Terkelin Brahmana saat memberikan arahan sekaligus memakaikan satu buah rompi berlogo berlogo BPS . (karosatuklik.com/Robert Tarigan)

Kabanjahe, Karosatuklik.com – Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH melepas dan memberangkatkan petugas Badan Pusat Statistik Kabupaten Karo tahun 2020 untuk diberangkatkan ke 17 kecamatan se Kabupaten Karo melanjutkan peralihan sensus penduduk online (SP online) kepada pendataan sensus penduduk secara manual.

Karena ini door to door, maka perlu penerapan protokol kesehatan secara ketat, pakai masker dan faceshield itu harus. Sebelum dan setelah mendata harus cuci tangan pakai sabun atau bawa hand sanitizer sendiri. Sambil mendata bisa sekaligus sosialisasi terkait protokol kesehatan. Kepada masyarakat agar tidak takut dengan kehadiran petugas sensus, karena para petugas sudah di rapit test yang hasilnya non reaktive.

Hal itu ditekankan BupatiTerkelin Brahmana saat memberikan arahan sekaligus memakaikan satu buah rompi berlogo berlogo BPS kepada petugas dan memberikan face shield, tanda identitas, satu lembar hasil rapid tes Covid-19 dan tas kepada para perwakilan secara simbolis, diruang kantor bupati, Kabanjahe, Kamis (03/09/2020) pukul 12.30 WIB.

Bupati Terkelin Brahmana didampingi Kepala BPS Kabupaten Karo, Yustinus Sembiring, SE, Kepala BKD Tomi Maruli Tua Sidabutar, Timbul Sihombing Kasi Sosial BPS diabadikan bersama perwakilan petugas. (karosatuklik.com/Robert Tarigan)

Turut hadir, Kepala BPS Kabupaten Karo, Yustinus Sembiring, SE, Kepala BKD Tomi Maruli Tua Sidabutar, Timbul Sihombing Kasi Sosial BPS.

“Bertugaslah dilapangan dengan baik dan perhatikan sistem yang ada, dan jangan lupa bersinergi dan berkoordinasi dengan para camat dan kepala desa dilapangan, sebagai bentuk kolaborasi yang sudah terjalin baik selama ini,” pesan Bupati.

Pada kesempatan itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo Yustinus Sembiring mengaku pihaknya siap melaksanakan sensus penduduk secara tatap muka pada bulan September ini. “Dengan metode door to door atau tatap muka, para petugas sensus akan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya di lapangan,” imbuhnya.

Petugas sebanyak 264 orang telah dipersiapkan termasuk pemahaman protokol Covid-19. Hal ini bentuk menyukseskan program sensus penduduk, yang tahap pertama sudah digelar secara online, maka selanjutnya secara manual, jelas Yustinus.

Dia juga mengungkapkan bahwa seluruh petugas yang akan bergerak kelapangan di 17 kecamatan telah di rapid test. “Dalam pelaksanaannya nanti, para petugas akan dilengkapi dengan masker, faceshield, dan hand sanitizer untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujar Sembiring.

Sementara salah satu petugas BPS, Ny, Chairun N Br Tarigan (27) warga Jalan Veteran Kabanjahe, menyebutkan dirinya merasa nyaman dan tenang saat sudah diberikan hasil rapid tes dari klinik Anugerah. “Syukurlah, hasilnya non reaktive, sesuai dengan surat keterangan rapaid tes nomor reg. 00520200801673 tanggal 25 Agustus 2020,” tuturnya.

Sambil mengenakan rompi SP2020, dan tulisan Petugas Sensus dibagian punggung, serta membawa surat tugas dari BPS Kabupaten Karo, dia menambahkan akan melaksanakan pekerjaanya dengan sebaik-baiknya. (R1)

Sumber: https://karosatuklik.com