Bupati Terkelin Brahmana bersama KPU Sumut Batara Manurung, Ketua KPUD Kabupaten Karo, Gemar Tarigan, Ketua Bawaslu Eva Juliani Br Pandia, Kakesbang Tetap Ginting melepas petugas PPDP Coklit. (andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Bupati karo Terkelin Brahmana SH MH, secara resmi melepas 936 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-Kabupaten Karo, untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit), Sabtu (18/7/2020) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karo, Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe.

Start pelepasan langsung disaksikan perwakilan KPU Propinsi Sumut Batara Manurung SPd, Ketua KPUD Kabupaten Karo, Gemar Tarigan ST, Ketua Bawaslu Eva Juliani Br Pandia SH, Kakesbang Drs Tetap Ginting dan Sekretaris KPUD Karo, Drs Ahmad Jon Sikumbang MH.

"Para PPDP ini akan bertugas untuk melakukan pencocokan dan validasi data pemilih yang berhak memberikan suara pada Pilkada serentak, 9 Desember 2020 mendatang, laksanakan pencoklitan dengan penuh tanggungjawab serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” kata Terkelin Brahmana.

Untuk itu, mengawali pelepasan petugas PPDP hari ini, maka tahap selanjutnya pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih, dapat menuntaskan tugasnya hingga 13 Agustus mendatang dengan kerja cerdas, tuntas dan berkualitas.

Karena, lanjut Terkelin Brahmana, kegiatan coklit ini menjadi bagian pemutakhiran data pemilih dan langkah strategis dalam mengelola daftar pemilih mulai dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) hingga menjadi Daftar Pemilih Tetap/DPT.

Sementara Ketua KPUD Karo, Gemar Tarigan, mengaku dengan ditandai pelepasan PPDP di Kabupaten Karo, maka PPDP dinyatakan resmi bekerja sesuai aturan yang ada. “Pedomani aturan, dan jalankan sesuai protokol kesehatan,” tuturnya.

Meskipun demikian, Gemar Tarigan menyebutkan, untuk sementara pen-coklitan saat ini masih difokuskan di sekitar Kabanjahe, baru selanjutnya PPDP akan berkerja sesuai wilayah dan tanggung jawab masing masing, terangnya

"Untuk uji coba kesiapan PPDP dalam gerakan klik, setelah acara ini, petugas akan mendatangi rumah ke rumah (door to door) dan menguji serta meyakinkan masyarakat bahwa penyelenggara KPUD Karo sudah siap memotivasi masyarakat dalam jelang pesta demokrasi 9 Desember 2020,"jelas Gemar Tarigan.(RTA)