Rakor Video Conference berlangsung di ruang Karo Command Centre, turut hadir mendampingi bupati, Sekda Kamperas Terkelin Purba, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dapit Trimei Sinulingga, Kakesbang Pol Tetap Ginting, Kadis Kominfo Jhonson Tarigan dan Kabag Otda Robinson Brahmana.(andalas/robert tarigan)

Kabanjahe-andalas Menteri Dalam Negeri melalui video conference menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pemantapan Pelaksanaan Tahapan Pilkada Serentak Bersama. Rakor yang dipimpin Mendagri RI Tito Karnavian ini diikuti oleh 270 daerah, termasuk Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH yang akan melaksanakan Pilkada serentak di seluruh Indonesia.

Menteri Dalam Negeri ingin memastikan sejauh mana kesiapan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Tahapan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada Desember 2020. Rakor Video Conference berlangsung di ruang Karo Command Centre, Kantor Bupati Karo, turut hadir mendampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sekda Drs Kamperas Terkelin Purba, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dapit Trimei Sinulingga, Kakesbang Pol,Tetap Ginting, Kepala Dinas Kominfo Jhonson Tarigan dan Kabag Otda Robinson Brahmana, Rabu (24/06/2020).

Menurut Terkelin, dalam menyikapi pemantapan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak yang dimotori Kemendagri bersama KPU terkait kesiapan Pilkada serentak dalam menyiapkan protokol kesehatan, Pemkab Karo bersama KPUD dan Bawaslu didukung Polri, sudah siap. "Protokol kesehatan merupakan pedoman mutlak yang harus dijalankan secara ketat demi keselamatan penyelenggara pemilihan umum dan masyarakat harus tetap berada di atas segalanya," katanya.

Sejumlah saran dan masukan Kemendagri, terkait pelaksanaan tahapan terkait pilkada, mengenai pada saat pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang kemarin sempat tertunda ke depan dilakukan akan tetap mematuhi standar protokol kesehatan juga.

Bupati mengatakan, GTPP (Gugus Tugas Percepatan Penanganan) Covid-19 dilibatkan untuk sosialisasi bagi penyelenggara pilkada dalam mempertajam protokol kesehatan yang disusun KPU dalam tahapan Pilkada serentak 2020. "Hal itu karena kondisi objektifnya atau kondisi geografis daerah tentu berbeda-beda. Kemudian kebiasaan dan karakter warga di tiap daerah juga berbeda-beda, tentunya ini harus menjadi perhatian serius bagi kita," imbuhnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Kamperas Terkelin Purba menyatakan akan segera berkoordinasi bersama KPUD dan Bawaslu Karo dan Plh Ketua GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu supaya menyusun perencanaan setiap tahapan mengenai protokol kesehatan. Artinya, setiap tahapan harus sesuai protokol kesehatan.

Menyinggung kesiapan pilkada Kabupaten Karo yang akan digelar sesuai jadwal, diharapkan bisa menjadi pilot project, bahwa kesiapan Kabupaten Karo sudah matang dan rampung, penyiapan protokol kesehatan setiap tahapan sepanjang masa Covid-19, belum berakhir. Intinya, Sekda memastikan agar setiap pelaksanaan proses tahapan Pilkada Serentak 2020 wajib memedomani Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karo. (RTA)

Sumber: http://harianandalas.com